Presiden Jokowi Apresiasi Dukungan Filipina terhadap BUMN Indonesia dalam Proyek Kereta Api

Rakyatjaya, Filipina – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, bertemu dengan Menteri Transportasi Filipina, Jaime Bautista, dalam sebuah pertemuan di Hotel Peninsula, Manila (11/1). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama bilateral, terutama dalam bidang transportasi.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengungkapkan apresiasi yang tinggi terhadap dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh Departemen Transportasi Filipina terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia. Kepercayaan ini tercermin dalam penandatanganan Joint Venture Kontrak antara PT PP dan PT Adhi Karya untuk proyek North-South Commuter Railway. Presiden berharap, penandatanganan kontrak ini menjadi awal yang baik untuk kerja sama yang berkelanjutan.
Presiden berharap peletakan batu pertama atau groundbreaking dapat segera dilakukan sebagai langkah awal menuju keberhasilan proyek ini. “Selain itu, ke depannya saya harap kerja sama dapat diperluas guna mendukung inisiatif pemerintah Filipina untuk lakukan percepatan pembangunan,” ungkap Presiden Jokowi.
Presiden juga menyoroti pentingnya memperluas kerja sama untuk mendukung inisiatif pembangunan Filipina. Dia menyatakan keinginan agar kerja sama di bidang transportasi dapat terus ditingkatkan, menciptakan saling dukung antara Indonesia dan Filipina. Jokowi juga berharap kerja sama ini dapat menjadi landasan bagi percepatan pembangunan, memajukan sektor bisnis, dan menciptakan kesejahteraan bagi kedua negara.
Turut hadir dalam pertemuan ini adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Presiden mengakhiri pertemuan ini dengan ucapan terima kasih kepada Menteri Transportasi Filipina atas kepercayaan yang diberikan pada BUMN Indonesia dan menyebut pertemuan ini sebagai langkah positif dalam memperkuat kerja sama bilateral di bidang transportasi. (Tama)