BOGOR, RakyatJaya.com – Tiga Anggota DPR RI dari Daerah Pemilhan (Dapil) V Kabupaten Bogor yang hadir dalam Diskusi Publik oleh Jaringan Jurnalis Bogor (JJB), sepakat bakal menyelesaikan sengketa lahan hingga cabut perizinan penambangan yang bermasalah di Kabupaten Bogor.
Dimana dari 9 Anggota DPR RI, hanya tiga (3) wakil rakyat yang hadir diantaranya, Anggota Komisi VII DPR-RI, Adian Napitupulu dari Partai PDI-P, Anggota Komisi V DPR-RI, Mulyadi, dan Anggota Komisi I DPR-RI, Fadli Zon dari fraksi Gerindra.
“Hari ini kita Gerindra dan PDIP sepakat agar sengketa tanah di Sukamulya diselesaikan dengan adil, lalu kedua kita juga setuju bagi para perusahaan-perusahaan tambang galian c untuk legalitas izinnya segera di evaluasi bahkan di cabut,” kata Adian Napitupulu dalam penyampaian saat menghadiri Diskusi Publik oleh Jaringan Jurnalis Bogor (JJB) bertempat Aula Gedung DPRD Kabupaten Bogor, pada Rabu (24/01/24).
Bukan hanya itu, Adian juga memberikan penegasan agar hak-hak atas tanah yang tidak digunakan sesuai dengan peruntukan oleh pihak perusahaan agar segera dikembalikan ke negara.
“Ketiga kami juga dari PDIP dan Gerindra, bersama Mulyadi dan Fadli Zon meminta data dari Kabupaten terkait hak-hak tanah yang tidak digunakan sesuai dengan peruntukan atau yang sudah habis masa waktunya untuk dikembali ke negara dan dikembalikan kepada rakyat,” jelas Adian.
Senada, Fadli Zon juga menambahkan jika permasalahan di Kabupaten Bogor seperti yang terjadi di Parung Panjang harus menjadi prioritas untuk diselesaikan.
“Pokoknya semua masalah-masalah yang di Bogor kebijakan nasional saya kira anggota dpr merupakan alat instrumen yang bisa menjadikan bagian dari solusi. Dan kita berharap agar masalah ini dapat dikoordinasikan bersama DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan juga Pemerintah Daerah,” bener Fadli Zon.
Maka dari itu, dirinya menyampaikan melalui forum diskusi publik yang digelar oleh jjb (jurnalis jaringan bogor) supaya masalah yang ada di Kabupaten Bogor dapat diselesaikan.
“Melalui forum ini, kita akui kalau masalah ini sudah hadapi cukup lama. Salah satunya terkait dengan Parung panjang dan saya sering kali datang kesana dan tau persis masalahnya seperti apa, tetapi miris sampai sekarang belum selesai, maka dari itu ini harus ada satu kebijakan dan komando yang sama dalam menyelesaikan masalah ini termasuk permasalahan tanah dan kemacetan di puncak dan infrastruktur baik fisik maupun non fisik,” tutupnya.
Sebelumnya, Jaringan Jurnalis Bogor (JJB) kembali menggelar Diskusi Publik untuk kedua kalinya yang dihadiri oleh tiga anggota DPR-RI, yang bertajuk “Peran Anggota DPR-RI Dapil Kabupaten Bogor dalam Percepatan Pembangunan”, dalam diskusi publik kedua yang diselenggarakan oleh perkumpulan wartawan di Bogor Raya itu, dihadiri juga oleh tokoh pemuda dari pengurus DPD KNPI Kabupaten Bogor, pengamat politik Ray Rangkuti, pengurus Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bogor, wakil ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bogor berserta, dan pengurus Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), serta beberapa tamu undangan lainnya, dengan dipandu oleh Nurcholis Fardilah selaku Host (Pembawa Acara).







