<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Malaysia Archives - Rakyat Jaya</title>
	<atom:link href="http://rakyatjaya.com/tag/malaysia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rakyatjaya.com/tag/malaysia/</link>
	<description>Rakyat berbicara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Dec 2023 08:07:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>http://rakyatjaya.com/wp-content/uploads/2022/12/Untitled-1-copy-100x75.png</url>
	<title>Malaysia Archives - Rakyat Jaya</title>
	<link>http://rakyatjaya.com/tag/malaysia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KRI Tawau Pulangkan 108 WNI</title>
		<link>http://rakyatjaya.com/kri-tawau-pulangkan-108-wni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminrakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Dec 2023 08:07:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[KRI Tawau]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[WNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatjaya.com/?p=2583</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rakyat Jaya, Tawau, Malaysia &#8211; Sebanyak 108 Warga Negara Indonesia (WNI) telah dipulangkan oleh Konsulat...</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/kri-tawau-pulangkan-108-wni/">KRI Tawau Pulangkan 108 WNI</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Rakyat Jaya, Tawau, Malaysia &#8211; Sebanyak 108 Warga Negara Indonesia (WNI) telah dipulangkan oleh Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau pada Rabu (27/12). Para WNI ini, terdiri dari 105 pria dewasa, 2 wanita dewasa, dan 1 anak laki-laki, telah menyelesaikan proses hukum mereka dan meninggalkan Depot Tahanan Imigrasi (DTI) Tawau. Semua WNI telah melalui verifikasi, pendataan, dan mendapatkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dari Konsulat RI Tawau.</p>
<p>Mayoritas deportan berasal dari Sulawesi Selatan (46 orang), Kalimantan Utara (39 orang), Nusa Tenggara Timur (12 orang), Sulawesi Barat (5 orang), Nusa Tenggara Barat (2 orang), Sulawesi Tenggara (2 orang), dan Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, dan Jawa Timur masing-masing 1 orang.<br />
Pemulangan dilakukan oleh pihak pemerintah Malaysia karena para deportan terlibat dalam berbagai kasus hukum di wilayah Sabah-Malaysia, termasuk pelanggaran keimigrasian dan kasus kriminal lainnya. Proses pemulangan ini menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Tawau, Sabah, menuju Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kaltara.</p>
<p>Konsulat RI Tawau, dalam koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Malaysia dan Indonesia, memfasilitasi proses pemulangan/deportasi. Setibanya di Nunukan, WNI akan ditangani lebih lanjut oleh instansi terkait di Indonesia sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.</p>
<p>Konsulat RI Tawau menyampaikan terima kasih kepada semua pihak terkait di Malaysia dan Indonesia atas kelancaran pemulangan ini. Konsulat juga mengingatkan WNI yang hendak memasuki atau bekerja di wilayah Malaysia untuk selalu menggunakan jalur resmi dan mematuhi peraturan hukum yang berlaku demi menghindari tindakan hukum oleh pihak berwenang.</p>
<p>(Ald/KRI Tawau)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/kri-tawau-pulangkan-108-wni/">KRI Tawau Pulangkan 108 WNI</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PLN Gandeng 2 Perusahaan Listrik Malaysia untuk Mengembangkan Sistem Interkoneksi Antar Negara</title>
		<link>http://rakyatjaya.com/pln-gandeng-2-perusahaan-listrik-malaysia-untuk-mengembangkan-sistem-interkoneksi-antar-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminrakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Aug 2023 17:18:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Baru]]></category>
		<category><![CDATA[ACE]]></category>
		<category><![CDATA[Interkoneksi]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatjaya.com/?p=1729</guid>

					<description><![CDATA[<p>Badung &#8211; PT PLN (Persero) berkolaborasi dengan ASEAN Centre for Energy (ACE) dan dua perusahaan...</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/pln-gandeng-2-perusahaan-listrik-malaysia-untuk-mengembangkan-sistem-interkoneksi-antar-negara/">PLN Gandeng 2 Perusahaan Listrik Malaysia untuk Mengembangkan Sistem Interkoneksi Antar Negara</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Badung &#8211;</strong> PT PLN (Persero) berkolaborasi dengan ASEAN Centre for Energy (ACE) dan dua perusahaan listrik asal Malaysia, Sabah Electricity Sdn Bhd (SESB) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) untuk mengembangkan sistem interkoneksi antar negara. Kolaborasi tiga perusahaan listrik dan organisasi ASEAN ini direalisasikan dengan penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) pada salah satu rangkaian acara ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) ke-41 dan ASEAN Energy Business Forum (AEBF) di Bali, Jumat,(25/8).</p>
<p>Penandatanganan MoU yang turut disaksikan oleh para menteri energi negara-negara ASEAN ini bertujuan untuk menjaga ketahanan energi kawasan Asia Tenggara lewat sistem interkoneksi.</p>
<p>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menjelaskan salah satu kesepakatan pertemuan menteri energi se-ASEAN ini mengusung ketahanan energi sebagai landasan penting. Untuk bisa mendukung ketahanan energi terutama di kawasan Asia Tenggara, para menteri sepakat untuk mengembangkan sistem interkoneksi energi.</p>
<p>&#8220;Deklarasi ini berfokus kepada interkonektivitas energi yang merupakan prioritas keekonomian Indonesia pada Keketuaan Indonesia pada ASEAN 2023. Deklarasi ini bertujuan mengejar target kawasan ASEAN untuk interkoneksi antar negara melalui ASEAN Power Grid (APG),&#8221; ujar Arifin.</p>
<p>Langkah agresif Indonesia dalam mendukung APG ini, PLN mengambil peran penting dalam melanjutkan kerja sama dengan perusahaan listrik asal Malaysia Sabah Electricity Sdn Bhd untuk pengembangan interkoneksi listrik antara dan Kalimantan-Sabah dan Tenaga Nasional Berhad dalam pengembangan jalur interkoneksi listrik Sumatera-Semenanjung Malaysia</p>
<p>Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan perseroan mendukung penuh adanya interkoneksi antar negara ini. Kerja sama antara Indonesia dan Malaysia sudah lama terjalin dan akan semakin diperkuat lewat kajian bersama untuk pengembangan lebih lanjut.</p>
<p>&#8220;Mimpi besar ASEAN Power Grid adalah bagaimana proyek ini dapat membawa kesejahteraan bagi negara-negara Asia Tenggara. Impian ini tentunya dapat dicapai melalui kolaborasi. Terlebih lagi, Asia Tenggara adalah salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia,” ujar Darmawan.</p>
<p>Darmawan menjelaskan sejalan dengan langkah mendukung interkoneksi antar negara se-ASEAN, PLN dan pemerintah Indonesia juga fokus melakukan pengembangan sistem interkoneksi antar wilayah di Indonesia. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki tugas untuk mengalirkan listrik bagi seluruh masyarakat yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau.</p>
<p>&#8220;Kami saat ini sedang membuat terobosan dalam membuat green super grid, di mana jaringan interkoneksi antar pulau menjadi prioritas kami. Sehingga langkah ini juga sejalan dengan semangat ASEAN Power Grid (APG) sebagai bagian menjaga ketahanan energi di kawasan ASEAN,&#8221; tegas Darmawan.</p>
<p>President and Chief Executive Officer of Tenaga Nasional Berhad Dato&#8217; Indera Ir. Baharin menyambut baik kerja sama ini. Lewat kerja sama ini mampu memperkuat hubungan dan kerja sama bilateral kedua negara. Di satu sisi, kerja sama ini juga mampu mempercepat pengembangan energi bersih di kedua negara.</p>
<p>“Hal ini juga merupakan tonggak penting dalam upaya TNB untuk memperdalam inisiatif kolaborasi ramah lingkungan, memperkuat keandalan dan ketahanan jaringan listrik ASEAN yang saling terhubung, serta mendorong integrasi energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara,” terang Baharin.</p>
<p>Baharin menambahkan kerja sama ini menjadi pondasi untuk pemanfaatan sumber daya energi terbarukan yang melimpah, mendorong pendistribusian kapasitas listrik yang berlebih, memicu pertumbuhan ekonomi, dan mewujudkan ketahanan energi di seluruh negara ASEAN.</p>
<p>Sementara itu Chief Executive Officer of Sabah Electricity Sdn Bhd (SESB) Mohd. Yaakob Jaafar juga sepakat atas terobosan pembangunan jaringan listrik ASEAN. Menurutnya, hal ini sejalan dengan cita-cita ASEAN dalam mencapai ketahanan energi yang berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Kerja sama ini mempunyai manfaat besar bagi ketahanan dan keberlanjutan energi. Khususnya untuk hubungan antara Sabah dan Kalimantan yang mampu memberikan pembagian sumber daya dan mendorong pertumbuhan energi berkelanjutan, pembangunan ekonomi dan meningkatkan ketahanan energi,&#8221; tegas Yaakob.</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/pln-gandeng-2-perusahaan-listrik-malaysia-untuk-mengembangkan-sistem-interkoneksi-antar-negara/">PLN Gandeng 2 Perusahaan Listrik Malaysia untuk Mengembangkan Sistem Interkoneksi Antar Negara</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
