<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Teknologi Archives - Rakyat Jaya</title>
	<atom:link href="http://rakyatjaya.com/tag/teknologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rakyatjaya.com/tag/teknologi/</link>
	<description>Rakyat berbicara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jan 2024 23:27:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>http://rakyatjaya.com/wp-content/uploads/2022/12/Untitled-1-copy-100x75.png</url>
	<title>Teknologi Archives - Rakyat Jaya</title>
	<link>http://rakyatjaya.com/tag/teknologi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekjen Kemendagri Ajak ASN Manfaatkan Teknologi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik</title>
		<link>http://rakyatjaya.com/sekjen-kemendagri-ajak-asn-manfaatkan-teknologi-untuk-tingkatkan-pelayanan-publik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminrakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jan 2024 23:27:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[sekjen Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Suhajar Diantoro]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatjaya.com/?p=2704</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro Mengajak Seluruh Aparatur Sipil...</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/sekjen-kemendagri-ajak-asn-manfaatkan-teknologi-untuk-tingkatkan-pelayanan-publik/">Sekjen Kemendagri Ajak ASN Manfaatkan Teknologi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro Mengajak Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Memanfaatkan Teknologi Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik. Pasalnya, Saat Ini Secara Demografi Penduduk Indonesia Didominasi Oleh Generasi Z Dan Generasi Milenial.<br />
Kedua Generasi Ini, Kata Suhajar, Ingin Dilayani Dengan Lebih Mudah Melalui Pelayanan Berbasis Teknologi. Sementara, Di Sisi Yang Lain Harus Diakui Sebagian Besar Yang Memimpin ASN Saat Ini Adalah Generasi X.<br />
“Tidak Ada Pilihan Bagi [Pemimpin] Generasi Baby Boomers Dan Generasi X Kecuali Memanage Negara Ini Sesuai Dengan Perkembangan Zaman Hari Ini, Di Mana Rakyat Yang Kita Pimpin Adalah Generasi Milenial Dan Generasi Z Yang Menuntut Pelayanan Lebih Mudah, Lebih Murah, Lebih Sederhana, Tidak Berbelit-Belit,” Jelas Suhajar Pada Acara Taspen Day Di Ballroom Puri Agung Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (16/1/2024).<br />
Terlebih, Kata Suhajar, Berdasarkan Salah Satu Penelitian, Diketahui Bahwa Negara Yang Relatif Lebih Cepat Maju Adalah Mereka Yang Mampu Mentransformasi Atau Mengubah Pemerintahannya Menjadi Organisasi Pelayanan Publik Yang Efektif. “Organisasi Pelayanan Publik Yang Efektif Hanya Bisa Efektif Pelayanannya Jika Di-Connecting-Kan Dengan Teknologi Informasi, IT,” Ujarnya.<br />
Dia Mengatakan, Presiden Joko Widodo Juga Telah Mencanangkan Core Values ASN BerAKHLAK Yang Merupakan Akronim Dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Dan Kolaboratif. Nilai Tersebut Menjadi Landasan ASN Dalam Menjalankan Tugasnya. Dirinya Juga Meyakini Semua ASN Memahami Dan Menjalankan Core Values Tersebut.<br />
Suhajar Menambahkan, Di Era Revolusi Industri 4.0 Yang Ditandai Dengan Pemanfaatan Jaringan Internet, Semua Pihak Harus Beradaptasi Dengan Perkembangan Tersebut. Sebab, Siapa Saja Yang Tidak Mampu Beradaptasi Bakal Tertinggal, Termasuk Para ASN. Mengingat Saat Ini Proporsi Generasi Milenial Dan Generasi Z Cukup Besar Dari Jumlah ASN Secara Keseluruhan, Suhajar Meminta Agar Mereka Diberikan Kesempatan Untuk Berkarya.<br />
“Maka Apabila Manajemen Talenta Nanti Diterapkan, Generasi X Yang Terlambat Menyesuaikan Diri Akan Terpotong Pada Jabatan-Jabatan Strategis,” Ujarnya.<br />
Di Lain Sisi, Dirinya Menekankan Kepada Seluruh ASN Agar Dapat Mencintai Tugasnya Dengan Berkinerja Baik. Meski Bukan Termasuk Profesi Dengan Gaji Yang Besar, Mereka Diminta Untuk Berdedikasi Penuh Karena Telah Menjadikan Pekerjaan Tersebut Sebagai Pilihan Hidup. “Saya Ingin Menyampaikan Bahwa Berapa Pun Gaji Yang Kita Terima, Mari Kita Tetap Mengabdi Karena Itulah Pilihan Kita,” Tandasnya. (Lis)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/sekjen-kemendagri-ajak-asn-manfaatkan-teknologi-untuk-tingkatkan-pelayanan-publik/">Sekjen Kemendagri Ajak ASN Manfaatkan Teknologi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Penangkapan &#038; Penyimpanan Karbon Dikembangkan Pertamina Guna Kejar Target NZE 2060</title>
		<link>http://rakyatjaya.com/teknologi-penangkapan-penyimpanan-karbon-dikembangkan-pertamina-guna-kejar-target-nze-2060/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminrakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Sep 2023 12:26:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Baru]]></category>
		<category><![CDATA[2060]]></category>
		<category><![CDATA[Karbon]]></category>
		<category><![CDATA[NZE]]></category>
		<category><![CDATA[Penangkapan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyimpanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatjaya.com/?p=1885</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; PT Pertamina (Persero) terus mengembangkan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon atau Carbon Capture...</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/teknologi-penangkapan-penyimpanan-karbon-dikembangkan-pertamina-guna-kejar-target-nze-2060/">Teknologi Penangkapan &#038; Penyimpanan Karbon Dikembangkan Pertamina Guna Kejar Target NZE 2060</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta &#8211;</strong> PT Pertamina (Persero) terus mengembangkan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon atau Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) untuk mendukung pemerintah dalam rangka mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Implementasi CCS/CCUS di Indonesia diyakini akan dapat mendukung peningkatan produksi migas sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca.</p>
<p>Hal ini diungkapkan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, saat menjadi pembicara dalam acara International &amp; Indonesia Carbon Capture and Storage (CCS) Forum 2023, yang mengangkat tema Pioneering the Energy Landscape Decarbonization Future: Harnessing the Power of CCS Globally for a Cleaner Future and Economic Growth, di Jakarta, Senin 11 September 2023.</p>
<p>Pada kesempatan ini, Pertamina juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah pihak terkait implementasi teknologi CCS/CCUS. Antara lain PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga dan PT Pertamina Hulu Rokan, yang bekerjasama dengan Kementerian ESDM, Chevron dan Mitsui.</p>
<p>Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan melalui kegiatan CCUS, Pertamina akan memainkan perannya sebagai pemasok energi nasional yang berkelanjutan sekaligus memberikan solusi pengurangan karbon dan meningkatkan perekonomian serta multiplier effect lainnya.</p>
<p>“Pertamina siap dan berkomitmen untuk berkontribusi terhadap upaya negara sebagaimana terangkum dalam Peta Jalan NZE kami. Peta jalan ini dilandasi oleh 3 pilar strategis utama, yaitu dekarbonisasi pada aset yang ada, pengembangan bisnis energi ramah lingkungan, dan inisiatif negatif karbon seperti CCUS &amp; Nature-Based Solutions (NBS),” ujar Nicke.</p>
<p>Menurutnya, peran aktif Pertamina dalam pelaksanaan operasi CCUS telah ditunjukkan dengan injeksi CO2 di Lapangan Pertamina EP &#8211; Jatibarang, Jawa Barat. Teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) yang memanfaatkan CO2 untuk huff and puff telah memberikan dampak positif pada reservoir. Selain itu, Pertamina juga akan melakukan kegiatan injeksi CO2 di Lapangan Sukowati, Jawa Timur, untuk meningkatkan produksi minyak dan gas sekaligus berpotensi menyimpan CO2.</p>
<p>Pertamina lanjut Nicke secara aktif mendukung target penting Pemerintah Indonesia untuk menjadi salah satu pelaksana CCS Hub di kawasan ASEAN. Menurutnya, misi Indonesia untuk mengembangkan CCS memiliki masa depan yang menjanjikan, mengingat sumber daya alam yang melimpah, seperti minyak, gas, dan batu bara, membuktikan adanya cekungan sedimen yang berpotensi cocok untuk penyimpanan CO2 di seluruh negeri.</p>
<p>Berbagai penelitian menyebutkan bahwa terdapat potensi kapasitas penyimpanan hingga 400 gigaton (GT) di cekungan sedimen tersebut. Posisi geografis Indonesia juga dipandang menguntungkan transportasi CO2 lintas batas negara, sehingga mendukung pengembangan CCS Hub di kawasan Asia Pasifik.</p>
<p>Nicke juga mengatakan bahwa Pertamina siap untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait dengan pengembangan CCS/CCUS.</p>
<p>“Jika diperlukan, kami juga siap terlibat aktif dalam peraturan dan kebijakan mendatang untuk menciptakan ekosistem CCS/CCUS yang lebih komprehensif di Indonesia,” imbuhnya.</p>
<p>Pada kesempatan yangs sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang hadir secara daring menyebutkan saat ini teknologi CCS/CCUS sudah diterapkan oleh negara-negara dunia, sebagai upaya menekan emisi. Menurutnya, pengembangan CCS HUB di Tanah Air memiliki potensi besar, mengingat Indonesia kaya akan sumber daya alam. Indonesia juga memiliki potensi penyimpanan hingga 400 gigaton.</p>
<p>”Melalui kolaborasi dan berbagi pengetahuan, kita dapat memanfaatkan potensi penuh CCS untuk mewujudkan masa depan Asia Tenggara yang berkelanjutan,” jelas Luhut.</p>
<p>Luhut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, termasuk penandatanganan MoU terkait pengembangan CCS/CCUS.</p>
<p>Pertamina sebagai Perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social &amp; Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/teknologi-penangkapan-penyimpanan-karbon-dikembangkan-pertamina-guna-kejar-target-nze-2060/">Teknologi Penangkapan &#038; Penyimpanan Karbon Dikembangkan Pertamina Guna Kejar Target NZE 2060</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
