<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mahasiswa Archives - Rakyat Jaya</title>
	<atom:link href="http://rakyatjaya.com/tag/mahasiswa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rakyatjaya.com/tag/mahasiswa/</link>
	<description>Rakyat berbicara</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Dec 2025 03:29:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>http://rakyatjaya.com/wp-content/uploads/2022/12/Untitled-1-copy-100x75.png</url>
	<title>Mahasiswa Archives - Rakyat Jaya</title>
	<link>http://rakyatjaya.com/tag/mahasiswa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Mahasiswa Awasi Proyek Infrastruktur Disebut Doni Hutabarat Berpotensi Langgar Aturan</title>
		<link>http://rakyatjaya.com/kebijakan-gubernur-dedi-mulyadi-libatkan-mahasiswa-awasi-proyek-infrastruktur-disebut-doni-hutabarat-berpotensi-langgar-aturan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rakyat Jaya Joy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 03:29:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Rakyat Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Doni Hutabarat]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatjaya.com/?p=5265</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung &#8211; Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Doni Maradona Hutabarat sebut kebijakan Gubernur Jawa...</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/kebijakan-gubernur-dedi-mulyadi-libatkan-mahasiswa-awasi-proyek-infrastruktur-disebut-doni-hutabarat-berpotensi-langgar-aturan/">Kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Mahasiswa Awasi Proyek Infrastruktur Disebut Doni Hutabarat Berpotensi Langgar Aturan</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bandung &#8211;</strong> Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Doni Maradona Hutabarat sebut kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melibatkan perguruan tinggi serta mahasiswa untuk terlibat dalam pengawasan proyek-proyek infrastruktur di Jawa Barat berpotensi menimbulkan pelanggaran.</p>
<p>&#8220;Kebijakan tersebut penuh resiko apalagi menggantikan konsultan pengawas yang sudah berpengalaman dan tersertifikasi,&#8221; kata Doni saat dihubungi awak media, Senin (15/12/2025).</p>
<p>Selain itu, Doni juga mempertanyakan dasar dari kebijakan KDM ini seperti apa.</p>
<p>&#8220;Lalu sertifikasi K3 teman-teman mahasiswa ini bagaimana?, pengawasan ini kebijakan yang dibuat tidak boleh serampangan, karena menyangkut keselamatan publik dan akuntabilitas negara,&#8221; tukas Doni.</p>
<p>Politisi PDIP ini juga mengatakan bahwa secara Undang-Undang (UU) sudah jelas termaktub bahwa pengawasan proyek infrasturktur harus diawasi oleh profesional.</p>
<p>&#8220;Proyek pemerintah terikat pada UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan Permen PUPR Nomor 21 Tahun 2019 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi. Regulasi ini mewajibkan adanya pihak profesional yang bertanggung jawab secara hukum,&#8221; imbuh Doni.</p>
<p>Menurut Doni, peran konsultan pengawas bukan hanya sekadar melihat tukang bekerja. Mereka bertugas menghitung material, memvalidasi rencana kerja, hingga memastikan anggaran yang keluar masuk akal.</p>
<p>&#8220;Jadi ini sudah ada aturannya, misalnya proyek pemerintah menurut undang-undang dia harus menggunakan jasa konsultan. Jasa konsultan ini untuk apa, Untuk memeriksa pertama rencana kerjanya mereka. Menghitung bahan yang mereka gunakan apa, kemudian menghitung anggarannya masuk akal atau tidak,&#8221; jelas Doni.</p>
<p>Masalah terbesar muncul jika terjadi kegagalan konstruksi. Jika gedung roboh atau jalan rusak sebelum waktunya, siapa yang akan diseret ke meja hijau? Mahasiswa yang masih belajar tentu tidak memiliki legal standing atau badan hukum untuk dimintai pertanggungjawaban.</p>
<p>&#8220;Jangan ketika sidak kemudian menemukan beberapa jasa konsultan pengawas tidak mengerti persoalan pembangunannya, berapa ketebalan jalan, panjangnya dan bahan yang dibutuhkan, tiba-tiba mau mengganti ke mahasiswa. Kalau misalnya terjadi kesalahan dalam proyek pembangunan, siapa yang mau disalahkan? Kan mahasiswa tidak memiliki legal standing,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Doni menghimbau kepada KDM agar Konsultan profesional tetap disewa sebagai penanggung jawab utama, namun dalam kontrak kerjanya diwajibkan untuk merekrut atau didampingi oleh mahasiswa.</p>
<p>&#8220;Jadi kalau misal kebijakannya bahwa jasa konsultan tetap dipergunakan, tapi mereka diwajibkan untuk mengajak mahasiswa, meng-hire mahasiswa, sebagai pendamping mereka nah itu baru benar,&#8221; ucap Doni.</p>
<p>Wacana ini bermula dari kekecewaan Gubernur Dedi Mulyadi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak). Ia sering menemukan konsultan pengawas di lapangan yang dinilai kurang kompeten, tidak paham spesifikasi teknis, atau mendelegasikan tugas kepada orang yang tidak kapabel.</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/kebijakan-gubernur-dedi-mulyadi-libatkan-mahasiswa-awasi-proyek-infrastruktur-disebut-doni-hutabarat-berpotensi-langgar-aturan/">Kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Mahasiswa Awasi Proyek Infrastruktur Disebut Doni Hutabarat Berpotensi Langgar Aturan</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UPER Siapkan Talenta untuk Menghadapi Trilema Energi dengan Melantik ±1.400 Mahasiswa dan Naikkan Beasiswa 30% di 2025</title>
		<link>http://rakyatjaya.com/uper-siapkan-talenta-untuk-menghadapi-trilema-energi-dengan-melantik-%c2%b11-400-mahasiswa-dan-naikkan-beasiswa-30-di-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rakyat Jaya Joy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2025 10:15:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Baru]]></category>
		<category><![CDATA[2025]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Talenta]]></category>
		<category><![CDATA[Trilema Energi]]></category>
		<category><![CDATA[UPER]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatjaya.com/?p=5146</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta — Ketergantungan Indonesia pada energi fosil masih tinggi, dengan sekitar 81% listrik berasal dari...</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/uper-siapkan-talenta-untuk-menghadapi-trilema-energi-dengan-melantik-%c2%b11-400-mahasiswa-dan-naikkan-beasiswa-30-di-2025/">UPER Siapkan Talenta untuk Menghadapi Trilema Energi dengan Melantik ±1.400 Mahasiswa dan Naikkan Beasiswa 30% di 2025</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta —</strong> Ketergantungan Indonesia pada energi fosil masih tinggi, dengan sekitar 81% listrik berasal dari bahan bakar fosil, sementara potensi EBT mencapai ±419 GW yang belum termanfaatkan optimal. Di tengah kenaikan permintaan energi dan tuntutan penurunan emisi, Indonesia menghadapi trilema energi: ketersediaan, keterjangkauan, dan keberlanjutan.</p>
<p>Sebagai lokomotif energi nasional, PT Pertamina (Persero) menegaskan perannya bukan hanya menjaga ketahanan energi, tetapi juga menyiapkan generasi muda untuk menjawab tantangan tersebut. Komitmen itu diwujudkan melalui pelantikan lebih dari 1.400 mahasiswa baru Universitas Pertamina (UPER) dari berbagai program sarjana, magister, dan kelas karyawan—yang terpilih dari lebih dari 53 ribu pendaftar, di kegiatan Pelantikan dan Orientasi Pengenalan Universitas Pertamina di GOR Arena Simprug, Jakarta, 15 September 2025.</p>
<p>Pada Pekan Orientasi dan Pengenalan Universitas Pertamina, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan menekankan bahwa keberlanjutan adalah keharusan strategis dan pelantikan menjadi tonggak bagi mahasiswa baru untuk mengambil peran dalam transisi energi.</p>
<p>“Generasi muda—khususnya Gen Z—berhadapan langsung dengan realitas energi hari ini: kebutuhan terus naik, harga harus terjangkau, dan emisi harus turun. Sejak hari pertama perkuliahan, mahasiswa diarahkan menjadi bagian dari solusi—membangun karakter, etos integritas, dan kapasitas ilmiah untuk menyeimbangkan trilema energi. Mahasiswa harus adaptif, inovatif, kreatif, dan berintegritas, karena keputusan yang diambil akan menentukan laju transisi menuju energi yang bersih, tangguh, dan adil bagi Indonesia,” ujar Mochamad Iriawan.</p>
<p>Sejalan dengan pernyataan tersebut, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza menegaskan perlunya transformasi dan inovasi agar trilema energi dapat dijawab tanpa mengorbankan keberlanjutan. Ia menempatkan UPER sebagai penghasil talenta dan pusat riset yang selaras dengan kebutuhan industri energi masa depan.</p>
<p>“UPER harus menjadi tailor factory yang menyiapkan talenta sesuai kebutuhan industri sekaligus memperkuat riset *seperti bioenergi, CCS, hidrogen dan bisnis energi masa depan*. Implementasinya lewat kurikulum berbasis proyek, magang berjenjang di ekosistem Pertamina, serta laboratorium bersama industri agar lulusan menguasai rantai nilai hulu–hilir migas. Riset juga ditargetkan naik kelas, sehingga siap dihilirkan sebagai solusi rendah karbon,” kata Oki Muraza.</p>
<p>Rektor Universitas Pertamina Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU. menegaskan penguatan orkestrasi riset–industri di kampus agar lulusan siap memimpin transisi energi. Tahun ini, UPER menaikkan total nilai beasiswa 30% dibanding tahun sebelumnya melalui 10 skema yang didanai PT Pertamina (Persero), Pertamina Foundation, dan para mitra—dengan skema penuh 100% atau parsial (potongan SPP).</p>
<p>Peningkatan beasiswa tersebut dipadukan dengan kurikulum berbasis proyek, program magang berjenjang di ekosistem Pertamina, serta penguatan inisiatif kampus hijau dan pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa di sejumlah wilayah Indonesia, seperti Desa Barengkok, Jawa Barat, yang diharapkan agar lulusan tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga siap industri dan berdampak sosial.</p>
<p>“Dengan peningkatan akses pendidikan merata dan juga berkualitas, serta didukung oleh 11 Center of Excellence (CoE), UPER memusatkan riset lintas disiplin menjadi solusi yang siap diadopsi industri—dari validasi teknologi dan standar keselamatan hingga model bisnis. Target kami jelas: mahasiswa memimpin proyek nyata sejak dini, lulus dengan portofolio terukur serta jejaring industri yang kuat, dan membawa integritas, adaptivitas, serta kolaborasi untuk menuntun transisi energi yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan,” ungkap Prof Wawan Gunawan</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/uper-siapkan-talenta-untuk-menghadapi-trilema-energi-dengan-melantik-%c2%b11-400-mahasiswa-dan-naikkan-beasiswa-30-di-2025/">UPER Siapkan Talenta untuk Menghadapi Trilema Energi dengan Melantik ±1.400 Mahasiswa dan Naikkan Beasiswa 30% di 2025</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dengan Tema &#8220;Kebangsaan Generasi Bebas Narkoba&#8221; Kepala BNN RI Memberikan Kuliah Umum di Universitas Bengkulu</title>
		<link>http://rakyatjaya.com/dengan-tema-kebangsaan-generasi-bebas-narkoba-kepala-bnn-ri-memberikan-kuliah-umum-di-universitas-bengkulu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rakyat Jaya Joy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Oct 2023 05:30:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Baru]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[KEPALA]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[NARKOTIKA]]></category>
		<category><![CDATA[Pesan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatjaya.com/?p=2143</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bengkulu &#8211; Malanjutkan agenda kunjungan kerjanya di Provinsi Bengkulu, Kepala BNN RI, Prof. Dr. Petrus...</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/dengan-tema-kebangsaan-generasi-bebas-narkoba-kepala-bnn-ri-memberikan-kuliah-umum-di-universitas-bengkulu/">Dengan Tema &#8220;Kebangsaan Generasi Bebas Narkoba&#8221; Kepala BNN RI Memberikan Kuliah Umum di Universitas Bengkulu</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bengkulu &#8211;</strong> Malanjutkan agenda kunjungan kerjanya di Provinsi Bengkulu, Kepala BNN RI, Prof. Dr. Petrus Reinhard Golose memberikan kuliah umum di Universitas Bengkulu, Sabtu (14/10). Kuliah umum yang mengangkat tema Dialog Kebangsaan Generasi Bebas Narkoba tersebut diikuti oleh 500 mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas di Bengkulu.</p>
<p>Kepala BNN RI dalam kesempatan tersebut memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para mahasiswa terkait kejahatan narkotika sebagai salah bentuk kejahatan transnational organized crime atau kejahatan lintas negara yang terorganisir.</p>
<p>Kuliah umum berlangsung dengan penuh suka cita dan antusias yang tinggi dari para mahasiswa dengan adanya hadiah berupa sepeda. Metode kuliah umum yang interaktif tersebut membuat para mahasiswa menjadi bersemangat dan lebih mudah memahami materi yang disampaikan.</p>
<p>Di temui usai memberikan kuliah umum, Kepala BNN RI mengungkapkan bahwa apa dilakukannya ini merupakan bentuk kecintaannya pada generasi muda agar dapat menjadi generasi emas Indonesia yang sehat dan cerdas tanpa narkoba. Ia pun berpesan kepada para mahasiswa di Bengkulu untuk perang terhadap narkoba.</p>
<p>&#8220;War on drugs, speed up never let up, kita tetap perang terhadap narkotika dan tidak pernah menyerah, kita harus menang,&#8221; pesan Prof. Dr. Petrus Reinhard Golose.</p>
<p>Selain memberikan kuliah umum, Kepala BNN RI bersama dengan pejabat Forkopimda dan perwakilan Universitas di Bengkulu melakukan launching Kampus Bersinar (Bersih Narkoba), Desa Bersinar, dan Lapas Bersinar. Kelapa BNN RI juga menyaksikan penyerahan hibah tanah dan kantor BNNP Bengkulu, hibah dan kantor BNN Kota Bengkulu, serta hibah tanah dan bangunan Rumah Rehabilitasi BNNP Bengkulu. Kolaborasi ini diharapkan mampu membentengi Bengkulu dari ancaman bahaya narkoba.</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/dengan-tema-kebangsaan-generasi-bebas-narkoba-kepala-bnn-ri-memberikan-kuliah-umum-di-universitas-bengkulu/">Dengan Tema &#8220;Kebangsaan Generasi Bebas Narkoba&#8221; Kepala BNN RI Memberikan Kuliah Umum di Universitas Bengkulu</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
