<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ketua KP2C Puarman Archives - Rakyat Jaya</title>
	<atom:link href="http://rakyatjaya.com/tag/ketua-kp2c-puarman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rakyatjaya.com/tag/ketua-kp2c-puarman/</link>
	<description>Rakyat berbicara</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 May 2024 11:49:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>http://rakyatjaya.com/wp-content/uploads/2022/12/Untitled-1-copy-100x75.png</url>
	<title>Ketua KP2C Puarman Archives - Rakyat Jaya</title>
	<link>http://rakyatjaya.com/tag/ketua-kp2c-puarman/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KP2C Dukung Pemerintah Indonesia Dalam Program &#8216;Zero Delta Q&#8217; di World Water Forum ke-10</title>
		<link>http://rakyatjaya.com/kp2c-dukung-pemerintah-indonesia-dalam-program-zero-delta-q-di-world-water-forum-ke-10/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AdminRakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 11:49:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Bob Arthur Lombogia]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Bob Arthur Lombogia]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua KP2C Puarman]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas]]></category>
		<category><![CDATA[KP2C Dukung Pemerintah Indonesia Dalam Program 'Zero Delta Q' di World Water Forum ke-10]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Dua Bali]]></category>
		<category><![CDATA[World Water Forum ke-10 di Nusa Dua Bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatjaya.com/?p=3849</guid>

					<description><![CDATA[<p>foto: Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), Puarman. (Doc) RAKYATJAYA.COM &#8211; Komunitas Peduli Sungai...</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/kp2c-dukung-pemerintah-indonesia-dalam-program-zero-delta-q-di-world-water-forum-ke-10/">KP2C Dukung Pemerintah Indonesia Dalam Program &#8216;Zero Delta Q&#8217; di World Water Forum ke-10</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6 style="text-align: center;"><em>foto: Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), Puarman. (Doc)</em></h6>
<p><strong>RAKYATJAYA.COM &#8211;</strong> Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) mendukung gagasan Pemerintah  Indonesia yang menerapkan kebijakan tata ruang Daerah Aliran Sungai (DAS) atau &#8220;Zero Delta Q&#8221; sebagai solusi pengendalian banjir pada forum politik World Water Forum ke-10 yang berlangsung pada 18-25 Mei 2024 di Nusa Dua, Bali.</p>
<p>Demikian disampaikan Ketua KP2C Puarman Sabtu 18 Mei 2024, jelang keberangkatannya ke Bali mengikuti World Water Forum (WWF) atau Forum Air Dunia yang diikuti oleh 192 negara.</p>
<p>KP2C hadir bersama Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).</p>
<p>Puarman menyampaikan, dalam World Water Forum ke-10 fokus membahas empat hal, yakni konservasi air (water conservation), air bersih dan sanitasi (clean water and sanitation), ketahanan pangan dan energi (food and energy security), serta mitigasi bencana alam (mitigation of natural disasters).</p>
<p>Menurutnya, dari 244 sesi dalam forum tersebut diharapkan dapat memberikan hasil konkret mengenai pengelolaan air.</p>
<p>&#8220;Saya akan mengikuti 26 sesi tematik sesuai bidang yang digeluti KP2C, diantaranya tentang Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana serta Inovasi dan Pengetahuan tentang Air,&#8221; jelas Puarman dalam siaran persnya secara tertulis, Senin (20/5/2024).</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-3851 aligncenter" src="http://rakyatjaya.com/wp-content/uploads/2024/05/IMG-20240518-WA0005.jpg" alt="" width="1080" height="1350" srcset="http://rakyatjaya.com/wp-content/uploads/2024/05/IMG-20240518-WA0005.jpg 1080w, http://rakyatjaya.com/wp-content/uploads/2024/05/IMG-20240518-WA0005-768x960.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></p>
<p>Terpisah, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Bob Arthur Lombogia mengatakan, jika pengelolaan dan mitigasi bencana khususnya banjir di Indonesia memerlukan penyelarasan antara pengendalian struktural melalui penataan perilaku air, dan non struktural melalui penataan perilaku manusia.</p>
<p>&#8220;Kebijakan Zero Delta Q dapat dijadikan suatu isu dalam proses politik World Water Forum ke-10 bahwa ini perlu kita terapkan. Seandainya prinsip ini dilakukan oleh sebagian besar atau seluruh wilayah Indonesia, maka tampungan-tampungan air yang kita dapatkan sangat besar. Maka apa yang kita harapkan dari mitigasi bencana dan pengendalian banjir dapat diwujudkan,” kata Bob.</p>
<p>Ia melanjutkan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2017 disebutkan bahwa yang dimaksud dengan kebijakan Zero Delta Q adalah keharusan agar tiap bangunan tidak boleh mengakibatkan bertambahnya debit air ke sistem saluran drainase atau sistem aliran sungai.</p>
<p>Kebijakan ini, masih kata Bob, ditetapkan sebagai persyaratan dalam penerbitan izin pemanfaatan ruang dalam suatu DAS. Misalnya, dalam Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau izin pemanfaatan ruang lainnya</p>
<p>“Implementasi dari kebijakan Zero Delta Q tidak mungkin berjalan sendiri. Kita harus lakukan secara bersama-sama karena sebagian besar penerapan kebijakan ini ada di wilayah pemerintah daerah. Diperlukan dukungan pemerintah pusat dan daerah, termasuk terhadap pemanfaatan lahan pada suatu DAS untuk pertanian dan kegiatan masyarakat lainnya,” tukas Bob.</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/kp2c-dukung-pemerintah-indonesia-dalam-program-zero-delta-q-di-world-water-forum-ke-10/">KP2C Dukung Pemerintah Indonesia Dalam Program &#8216;Zero Delta Q&#8217; di World Water Forum ke-10</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BBWSCC Respone Cepat atasi Tanggul Jebol di Bojongkulur Bogor, KP2C Apresiasi</title>
		<link>http://rakyatjaya.com/bbwscc-respone-cepat-atasi-tanggul-jebol-di-bojongkulur-bogor-kp2c-apresiasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AdminRakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Mar 2024 10:11:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Besar Wilayah Sungai Cileungsi Cikeas]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane]]></category>
		<category><![CDATA[BBWSCC]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua KP2C Puarman]]></category>
		<category><![CDATA[KP2C]]></category>
		<category><![CDATA[Perumahan Vila Nusa Indah 2]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul Jebol di Desa Bojongkulur Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatjaya.com/?p=3178</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOGOR &#8211; Tanggul sepanjang 30 meter yang jebol di Bantaran Sungai Cileungsi, berpotensi menyebabkan 16...</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/bbwscc-respone-cepat-atasi-tanggul-jebol-di-bojongkulur-bogor-kp2c-apresiasi/">BBWSCC Respone Cepat atasi Tanggul Jebol di Bojongkulur Bogor, KP2C Apresiasi</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOGOR &#8211;</strong> Tanggul sepanjang 30 meter yang jebol di Bantaran Sungai Cileungsi, berpotensi menyebabkan 16 RW terancam banjir di Perumahan Vila Nusa Indah 2, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.</p>
<p>Menanggapi itu, Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) Puarman mengapresiasi, respon cepat oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) yang langsung melakukan penanganan darurat dengan menurunkan alat berat setelah mendapat laporan dari KP2C.</p>
<p>&#8220;Longsoran terjadi di hari Minggu 3 Maret 2024, setelah terjadinya kenaikan TMA (Tinggi Muka Air) Sungai Cileungsi pada level 160 centimeter (cm),&#8221; kata Puarman dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (07/03/24).</p>
<p>Ia menjelaskan, awalnya tanggul retak 7 centimeter kemudian melebar menjadi 40 cm terus turun 100 cm dan akhirnya amblas total ke dasar sungai.</p>
<p>Sementara untuk Kronologi, lanjut Puarman, setelah kenaikan TMA Cileungsi 160 cm terjadi longsor/tanah amblas sepanjang 30 meter dan patahnya tanggul yang makin lama semakin melebar retakannya hingga amblas total.</p>
<p>Berikut jadwalnya :</p>
<p>Pukul 07.00 : turun 7 cm<br />
Pukul 17.00 : amblas 40 cm<br />
Pukul 18.00 : amblas 100 cm<br />
Pukul 22.15 : AMBLAS TOTAL</p>
<p>&#8220;Jika terjadi kenaikan TMA ( Tinggi Muka Air) Cileungsi, Perumahan Vila Nusa Indah 2 terancam banjir dan bisa meluas ke Vila Nusa Indah 1. Area yang terancam adalah wilayah RW 23, 24, 22, 21, 20, 19, 27, 28, 26, dan RW 29,&#8221; terang Puarman.</p>
<p>&#8220;Dan dapat meluas ke wilayah<br />
RW 18, 17, 13, 14, 15, dan RW 16 Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Menurutnya, penanganan sendiru<br />
rencananya BBWSCC akan memasang bronjong dan pasangan batu serta membuat pintu air baru.</p>
<p>Selain itu, masih kata Puarman, KP2C sendiri akan Siaga 24 jam mengantisipasi jika terjadi banjir selama pengerjaan. Adapun, KP2C memantau TMA Sungai di hulu selama 24 jam penuh dan menginformasikan kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Pemantauan menggunakan CCTV serta petugas pemantau sungai,&#8221; bebernya.</p>
<p>Meskipun ketar &#8211; ketir sambungnya, terhadap ancaman banjir, tapi masyarakat menjadi tenang melihat respon cepat dari pemerintah dalam hal ini jajaran BBWSCC.</p>
<p>&#8220;Semoga pengerjaan berjalan lancar dan tidak terjadi hujan yang lebat di hulu sungai,&#8221; tutup Puarman.</p>
<p>The post <a href="http://rakyatjaya.com/bbwscc-respone-cepat-atasi-tanggul-jebol-di-bojongkulur-bogor-kp2c-apresiasi/">BBWSCC Respone Cepat atasi Tanggul Jebol di Bojongkulur Bogor, KP2C Apresiasi</a> appeared first on <a href="http://rakyatjaya.com">Rakyat Jaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
